posmetroinfo - Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra M. Nizar Zahro mengatakan pemerintahan Joko Widodo ingkar janji karena telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tahun ini.
"Itu namanya inkonsisten. Berbohong atas janjinya," ujar Nizar Zahro kepada redaksi, Senin (2/6).
Ketua umum Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) ini menjelaskan, kenaikan harga BBM jenis Pertamax Cs sejak Minggu kemarin, menandakan pemerintah panik atas terpuruknya kurs rupiah terhadap dolar AS, dan utang luar negeri yang terus bertambah.
"Ini kepanikan pemerintah atas dolar yang terus naik dan utang negara," ungkap Nizar Zahro.
Dan atas kebijakan pemerintah yang tidak populer tersebut, masyarakat dipastikan yang menjadi korban utama.
"Kalau BBM naik, ada mata rantai, harga bahan pokok akan naik. Ekonomi masyarakat yang lemah akan terombang-ambing," demikian Nizar Zahro. [rmol]
Loading...
