-->
logo

10 Jul 2018

Gerindra dan PKS yang Tinggalkan Deddy Mizwar, Kok yang Salah Demokrat dan SBY?

Gerindra dan PKS yang Tinggalkan Deddy Mizwar, Kok yang Salah Demokrat dan SBY?


posmetroinfo -  Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean membantah kabar Partai Demokrat dan SBY mendukung Deddy Mizwar untuk memecah belah suara di Pilgub Jawa Barat 2018.

Pengguna media sosial @albertpanjaitn sebelumnya menuding, Demokrat dan SBY mengusung Deddy Mizwar untuk mengalahkan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dan memenangkan Sudrajat- Ahmad Syaikhu.

"Gerindra yang mutusin DM (Deddy Mizwar), PKS yang ninggalin DM. Kok yang salah Demokrat dan SBY?" tulis Ferdinand di akun Twitter, Selasa (10/7).

Jelas Ferdinand, Demokrat dan SBY tidak mendukung Ridwan Kamil karena alasan elektoral atau mesin partai.

"Ridwan Kamil berkali-kali ditolak SBY. Banyak yang minta SBY dukung RK, tapi SBY ingin partai berjalan, mesin hidup," ujarnya.

"Jadi kalau tidak paham tidak usah fitnah," tutup Ferdinand kepada akun @albertpanjaitn.

Hasil rekapitulasi KPU Jabar: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (32,88 persen), Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (12,62 persen), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (28,74 persen), dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (25,77 persen). [rmol]

Loading...
under construction
loading...