posmetroinfo - Kabar ikut tenggelamnya uang Rp30 miliar milik Bank Sulselbar bersama KM Lestari Maju di Selat Selayar menjadi pembicaraan yang tak kalah panas.
Uang puluhan miliar dalam bentuk tunai itu merupakan gaji ke-13 PNS se-Kabupaten Selayar.
Sontak, kabar tersebut menjadi salah satu kabar yang paling dicari oleh masyarakat.
Wajar saja, cukup dengan membawa perahu dan mencekati lokasi tenggelamnya KM Lestari Maju, bisa dapat uang puluhan, bahkan ratusan juta rupiah.
Terlebih, di media sosial, beredar foto-foto dan video yang menunjukkan benda berwarna merah seperti uang kertas pecahan Rp100 ribu.
![]() |
| Uang Rp30 miliar milik Bank Sulselbar untuk membayar gaji ke-13 PNS di KM Lestari Maju. Mengapung di laut bercampur barang-barang penumpang |
Posisinya pun sangat mudah dijangkau malah.
Bahkan, beredar pula video yang menunjukan benda seperti uang kertas mengapung di atas permukaan laut dan mendekati bibir pantai.
Hal itu membuat sejumlah warga penasaran dan nekad menerjang ombak untuk mengais uang-uang tersebut.
Sebut saja M (39). Pria yang tak ingin disebutkan namanya itu mengaku langsung ‘melaut’ saat mengetahui kabar adanya uang Rp30 miliar ikut tenggelam bersama kapal tersebut.
Ia makin percaya saat melihat foto dan video yang didapatnya dari rekan-rekannya.
“Iya mau lah kita. Makanya kita cari uang itu,” ungkapnya, Rabu (4/7/2018).
Pria berbadan tegap itu tak sendiri. Ada sejumlah rekan dan warga lainnya diam-diam ikut mengadu peruntungan.
“Kita tidak sendiri. Banyak orang lain juga, tapi diam-diam,” bebernya.
Namun, usahanya untuk meraup rupiah gratis itu menjadi menggelikan.
Sebab, bukan uang yang ia temukan seperti dalam foto. Melainkan mie instan yang bercampur dengan barang-barang milik penumpang kapal.
“Bukan uang, tapi mie instan. Kecewa tapi geli kita. Semua ketipu,” ucapnya sambil terkekeh.
Hal yang sama diungkap rekan M, S (43) yang mendengar bahwa uang tersebut ternyata sudah ditemukan oleh petugas.
“Sudah ditemukan (uangnya). Itu kita ketemu juga bukan uang, tapi mie instan,” katanya.
Perihal tersebut pun dibenarkan Bank Sulsel, seperti disampaikan Direktur Tresury Bank BPD Sulsel, Yanthi Sultan, sebagaimana mengutip detik.com.
Yanthi menyatakan, uang tersebut berhasil diamankan pada dini hari.
Selain itu, jelasnya, uang itu ditemukan dalam keadaan utuh dan tak berkurang sedikitpun.
“Utuh dan tidak rusak karena dilapisi plastik dan dibungkus karung,” jelasnya, Rabu (4/7/2018).
Untuk itu, ia menjamin pembayaran gaji ke-13 PNS se-Kabupaten Selayar tetap sesuai jadwal.
“Pembayaran gaji ASN tetap berjalan pada hari ini,” tegasnya.
Sejatinya, sambung Yanthi, Bank Sulsel sudah menyiapkan uang pengganti dan akan dikirim hari ini dari Makassar menuju Selayar.
Namun karena uang sudah ditemukan, rencana itu urung dilakukan.
“Karena sudah selamat, jadi tetap pagi ini ASN akan menerima gajinya,” kata Yanthi.
Sementara, terkait kabar uang pecahan Rp100 ribu yang mengapung dan tersebar di atas permukaan laut, Yanthi membantahnya.
“Bukan, itu bukan uang, tapi mie instan. Uangnya aman,” tutupnya. [psid]
Loading...

